sesuatu yang sulit, namun kamu berhasil lakukan.

untuk siapapun yang telah jujur, hari ini.
apapun yang kamu katakan, 
baik mengenai perasaanmu, 
masa lalumu,
ceritamu hari ini, dan bahkan masalah,
semunya suasana hatimu,
apapun itu...
terimakasih sudah berani untuk berkata, ya.
terimakasih dan selamat ya.
walau belum banyak, gapapa.
pelan-pelan aja.
setidaknya kamu sudah bisa melawan intimidasi dirimu sendiri.

aku mungkin tak merasakan apa pilumu kala itu,
jenis apa itu, dan bagaimana tercipta,
sebab aku tak tahu akan itu.
tapi yang aku tahu, yang semakin dipendam 
akan menampakkan lukanya.
memar, membiru.
"sakit".
iya aku paham.
apapun itu yang menjadi alasanmu kemarin
tak masalah, 
manusia tentu berbuat salah, bukan?
aku tahu kamu berusaha maju dan bangkit kembali.
dari hal trauma atau,
dari firasat gila yg mengutukmu untuk terus terkekang
atas segala pemikiran "salah atau benar" tersebut.
kamu hebat.
buatku, sudah punah orang-orang jujur seperti kamu.

kita bangun ulang ya pondasinya?
perlahan. waktu yang bantu dgn kesiapannya.
kalau pun masih ada yang tidak menerima
atau bahkan sampai-sampai pergi,
tak masalah, sayang.
lagi-lagi soal waktu untuk menerima sesuatu yang baru, 'kan?
oh ya,
hal sama yang aku rasakan.
ketakutan terbesarku adalah ditolak bahkan ditinggal pergi.
siapa yang tidak akan menangis bila itu terjadi?
ah, tapi ya sudahlah. 
aku percaya, kamu dan aku sudah lakukan langkah terbaik,
yaitu jujur.
jika mereka benar mengasihi kamu,
segala sesuatu yg ada padamu baik dahulu maupun saat ini
mereka akan tetap bertahan.
menerima, bahkan memelukmu
untuk raga dan hati yg sedang gentar.
yang terbaik tidak akan memilih pergi.
ingat ini, ya? senyum...
kamu sudah jadi pemberani
dan bukan pengecut.
setidaknya untuk dirimu sendiri.

salam hangat,
xoxo

SOC,15.50

Komentar