dear diary,
you,
"Kau harus bangun, kau harus bangkit, kau harus lupakan. Ayolah, kau pasti bisa!", mereka menyemangatiku.
Banyak yang tak mengerti. Apa yang ku rasakan memang bukan yang terbaik. Melainkan yang terindah. aku berfikir, saat aku memang lagi merasakan perasaan indah itu apa yang harus aku lakukan. kau? tak harus merasakan yang sama untukku. karena aku mengerti, aku memang tak ada di duniamu. aku hanya sebagai figuran yang menumpang lewat di hidupmu. cukup lama memang, dua setengah tahun aku jadi figuran di hidupmu. mungkin aku saja yang ingin masuk ke duniamu, tapi ups... kau tak mengizinkanku masuk. baiklah, aku akan menunggu di luar saja.
Kau piawai dalam bermain gitar, aku suka itu. Kau lucu, kau misterius, kau juga temanku sedari aku masih anak-anak. Dan kau... kau membuatku tersenyum kecil sekarang ini. Dasar kau, begitu hebat caramu membuat ku seperti ini.
Baik... aku akan jujur.
Kau begitu susah untuk aku lupakan. Kau sungguh membuatku belajar bersabar. Harus seberapa lama lagi? Mereka menyuruhku untuk menyerah. Kau tak memarahi mereka?! Mereka menyuruhku untuk berhenti menunggumu di luar duniamu. Kau tak takut jika aku tak lagi menunggumu di luar?
you,
"Kau harus bangun, kau harus bangkit, kau harus lupakan. Ayolah, kau pasti bisa!", mereka menyemangatiku.
Banyak yang tak mengerti. Apa yang ku rasakan memang bukan yang terbaik. Melainkan yang terindah. aku berfikir, saat aku memang lagi merasakan perasaan indah itu apa yang harus aku lakukan. kau? tak harus merasakan yang sama untukku. karena aku mengerti, aku memang tak ada di duniamu. aku hanya sebagai figuran yang menumpang lewat di hidupmu. cukup lama memang, dua setengah tahun aku jadi figuran di hidupmu. mungkin aku saja yang ingin masuk ke duniamu, tapi ups... kau tak mengizinkanku masuk. baiklah, aku akan menunggu di luar saja.
Kau ingin apa agar aku bisa masuk ke duniamu. kau tak kasihan terhadapku membiarkanku menunggu lama di luar? tapi, aku percaya kau akan membukanya nanti. baiklah tak apa aku akan terus menunggu.Kau tahu? semua yang ada tentangmu tak pernah aku lewatkan. coba hitung berapa banyak yang kau tahu tentangku... 1? 2? 3? atau lebih? shttt, tak perlu kau jawab. Aku pun tahu jawabannya.
Kau piawai dalam bermain gitar, aku suka itu. Kau lucu, kau misterius, kau juga temanku sedari aku masih anak-anak. Dan kau... kau membuatku tersenyum kecil sekarang ini. Dasar kau, begitu hebat caramu membuat ku seperti ini.
Baik... aku akan jujur.
Kau begitu susah untuk aku lupakan. Kau sungguh membuatku belajar bersabar. Harus seberapa lama lagi? Mereka menyuruhku untuk menyerah. Kau tak memarahi mereka?! Mereka menyuruhku untuk berhenti menunggumu di luar duniamu. Kau tak takut jika aku tak lagi menunggumu di luar?
hati dan pikiranku berkata beda. semakin aku melupakanmu, semakin aku merasakan sakit. kau kemana? aku menunggumu disini. tolong kau dimana sekarang? aku rindu kau. mereka mengetahuinya kalau aku baik-baik saja, bahwa aku sudah berhenti untuk menunggumu.
Komentar
Posting Komentar